Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) memiliki visi menjadi fakultas unggulan di bidang ilmu dasar dan teknologi yang mampu bersaing secara global. Dengan komitmen ini, FMIPA USU menyelenggarakan pendidikan tinggi berkualitas yang membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan global.
Kami juga berfokus pada pengembangan penelitian unggulan yang memanfaatkan potensi lokal untuk menghasilkan inovasi teknologi berdaya saing tinggi. Selain itu, FMIPA USU aktif menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) melalui kegiatan pengabdian masyarakat, menciptakan komunitas sains yang tangguh dan berdaya saing.
Sebagai salah satu FMIPA terbaik dan tertua di Indonesia, FMIPA USU terus berupaya menciptakan lulusan berprestasi, riset inovatif, dan kontribusi nyata bagi masyarakat, sejalan dengan misi kami untuk menjadi pusat keunggulan akademik di bidang ilmu dasar dan teknologi.
Sejarah
1959
Pendirian FMIPA USU mulai dirintis sejak tahun 1959 melalui berbagai pembahasan dalam sidang pimpinan USU yang saat itu disebut Rapat Presidium dan Asesor, dengan nama Fakultas Matematika dan Ilmu Pasti Alam Universitas Sumatera Utara yang disingkat FIPIA USU. Setelah itu, dibentuklah Panitia Pembentukan FIPIA USU. Kemudian, Presidium Universitas Sumatera Utara yang dijabat oleh Prof. dr. A. Sofyan melapor dan mengirimkan susunan panitia tersebut kepada Kepala Biro Koordinasi Perguruan Tinggi Departemen P.P. dan K. di Jakarta melalui surat No. D/3420/6/Upen/K tanggal 29 Desember 1959.
1960
Pada tanggal 5 April 1960, Presidium melalui surat nomor: D/526/Upen/K, mengajukan permohonan kepada Menteri P.P. dan K. agar panitia tersebut ditetapkan terhitung mulai tanggal 11 Januari 1960. Menteri P.P. dan K. saat itu, Prof. Dr. Prijono, menanggapi usulan tersebut melalui surat nomor: 71428/S tanggal 25 Agustus 1960 dengan permintaan daftar susunan pimpinan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam (FIPIA) beserta susunan dosen-dosennya. Panitia mulai menyusun program sembari mencari staf dosen. Namun, ketika terjadi pergolakan di USU yang menyebabkan Prof. G. A. de Neve pindah ke Bandung, persiapan pendirian FIPIA sempat terhenti sementara. Pada tahun 1962, dosen-dosen bidang Ilmu Pasti dan Fisika mulai datang ke USU, yakni Drs. P. Siagian, Drs. P. B. Simanjuntak, dan Ir. Kardi Yusuf, yang seluruhnya bertugas di Fakultas Teknik USU.
1965
Pada awal tahun 1965, kondisi di USU mulai stabil, dengan Rektor dijabat oleh Drg. Nazir Alwi, dan persiapan pembukaan FIPIA dinilai telah matang. Untuk pertama kalinya direncanakan pembukaan tiga jurusan sekaligus, yaitu Jurusan Matematika, Fisika, dan Kimia. Dosen untuk Jurusan Matematika dan Fisika telah mencukupi, namun tenaga ahli di bidang Kimia saat itu masih sangat terbatas. Satu-satunya sosok yang dianggap mampu adalah Drs. R. A. Soekemi, Apt., yang saat itu bekerja di perusahaan swasta sebagai apoteker. A.T. Barus, M.Sc., kemudian melakukan pendekatan langsung kepada beliau, dan Drs. R. A. Soekemi, Apt., menyatakan kesediaannya untuk menjadi dosen dan memimpin Jurusan Kimia. Rencana ini diteruskan oleh Rektor USU kepada Departemen P. dan K., dan mendapatkan persetujuan dari Menteri yang saat itu dijabat oleh Prof. Dr. Syarief Thayeb. Akhirnya, pendirian FIPIA USU ditetapkan melalui surat Menteri P. dan K. No. 9863/Sekret/BUP/1965 tanggal 30 November 1965.
1974
Nama fakultas mengalami perubahan pertama pada tahun 1974, dari Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam menjadi Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Pengetahuan Alam.
1982
Pada tahun 1982, nama FIPIA USU diubah menjadi FMIPA USU, singkatan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara, melalui Surat Keputusan Dikti tanggal 7 September 1982. Sejak saat itu, nama FMIPA diseragamkan untuk seluruh universitas dan institut di Indonesia.
Pimpinan Fakultas
Miswar Budi Mulya
Dekan
Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Prof. Dr. Nursahara Pasaribu, M.Sc. lahir di Sipirok, Tapanuli Selatan, pada 23 Januari 1963. Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Andalas pada tahun 1988, kemudian melanjutkan pendidikan magister di Ball State University, Amerika Serikat, pada tahun 1995. Selanjutnya, beliau meraih gelar doktor di bidang Taksonomi Tumbuhan dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 2010.
Sejak tahun 1990, beliau mengabdikan diri sebagai staf pengajar/dosen pada Program Studi Biologi FMIPA, dengan fokus pada bidang Taksonomi Tumbuhan. Sebelum menjabat sebagai Dekan Fakultas MIPA, beliau pernah menjabat sebagai Wakil Dekan I FMIPA pada periode 2016–2021 dan Ketua Program Studi Biologi pada periode 2010–2016.
Selain itu, beliau juga ditunjuk sebagai reviewer Jurnal Biologi Indonesia dan reviewer nasional Program Kreativitas Mahasiswa dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Visi Dan Misi
Visi
Menjadi fakultas yang memiliki keunggulan akademik di bidang ilmu dasar dan teknologi yang mampu bersaing dalam tataran dunia global
Misi
- Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas di bidang ilmu dasar dan teknologi yang mampu bersaing secara global.
- Mengembangkan penelitian unggulan bidang ilmu dasar dan teknologi dengan memanfaatkan potensi lokal guna menghasilkan teknologi yang memiliki daya saing global.
- Menerapkan IPTEK dalam kegiatan pengabdian masyarakat guna menghasilkan masyarakat sains yang mampu bersaing secara global.
Sumber Daya Manusia
Dosen
Dosen LainnyaTenaga Kependidikan
Tenaga Kependidikan lainnyaFasilitas Kami
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara menyediakan 28 fasilitas laboratorium modern yang mendukung penelitian dan pembelajaran di bidang Fisika, Kimia, Matematika, dan Biologi. Dengan laboratorium yang dilengkapi peralatan canggih untuk riset dasar dan terapan, kami memastikan mahasiswa dan dosen memiliki sarana yang optimal untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Selain itu, ruang perkuliahan yang nyaman dan lingkungan yang aman mendukung proses belajar yang efektif, menjadikan FMIPA USU sebagai pusat unggulan akademik di bidang sains dan teknologi.
Selengkapnya
Laboratorium Mikrobiologi
Laboratorium Mikrobiologi FMIPA Universitas Sumatera Utara (USU) merupakan salah satu laboratorium terintegrasi yang memiliki tiga fungsi utama, yaitu sebagai laboratorium pendidikan, penelitian, dan pengujian. Laboratorium ini berada di bawah pengelolaan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USU, dan berperan penting dalam mendukung pengembangan ilmu mikrobiologi baik dalam konteks akademik maupun praktis.Sebagai laboratorium pendidikan, fasilitas ini digunakan oleh mahasiswa dari berbagai program studi untuk kegiatan praktikum rutin, baik mata kuliah wajib maupun pilihan, yang berkaitan dengan mikrobiologi dasar dan terapan. Di sisi lain, fungsi penelitian dari laboratorium ini memberikan ruang dan fasilitas bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, tesis, disertasi, maupun penelitian dosen dan kolaborasi institusional.Laboratorium pengujian di Laboratorium Mikrobiologi terbuka untuk masyarakat umum dan mitra eksternal yang membutuhkan layanan uji mikrobiologi seperti Total Plate Count, Total Coliform, dan uji Antimikroba. Sebagai bukti komitmen terhadap mutu dan standar internasional, laboratorium ini telah memperoleh Akreditasi KAN ISO/IEC 17025 pada Maret 2024.Untuk mendukung seluruh kegiatan praktikum, penelitian, dan pengujian, laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan lengkap, antara lain oven, inkubator untuk pertumbuhan jamur dan bakteri, autoclave untuk sterilisasi, biosafety cabinet untuk bekerja dengan mikroorganisme secara aman, shaker, centrifuge, spektrofotometer, dan peralatan pendukung lainnya. Keberadaan laboratorium ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang unggul dan berdaya saing dalam bidang mikrobiologi.
Pusat Unggulan Iptek (PUI) Karbon dan Kemenyan
Pusat Unggulan Iptek (PUI) Karbon dan Kemenyan merupakan salah satu unit riset strategis di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU), yang berfokus pada pengembangan ilmu dan teknologi berbasis karbon aktif serta pemanfaatan kemenyan sebagai komoditas lokal unggulan. PUI ini menyediakan sejumlah fasilitas laboratorium yang digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengembangan bagi mahasiswa, dosen, maupun mitra industri dan institusi lain.Laboratorium PUI Karbon dan Kemenyan dilengkapi dengan berbagai peralatan dasar dan lanjutan yang menunjang proses preparasi dan analisis material. Fasilitas pemanas meliputi electric heater, muffle furnace, oven, hotplate magnetic stirrer, dan electromantel. Untuk keperluan pemisahan dan ekstraksi, tersedia alat seperti centrifuge, soxhlet apparatus, serta perangkat distilasi sederhana dan distilasi minyak atsiri.Laboratorium ini juga mampu melakukan berbagai analisis pengujian, antara lain uji bilangan asam, bilangan penyabunan, kadar air, kadar abu, konduktivitas, serta pengukuran power density dan energy density. Selain itu, tersedia pula peralatan penunjang lainnya seperti multimeter, power supply AC/DC, dan neraca analitik.PUI ini memiliki tiga ruang fungsional utama, yaitu Ruang Meeting untuk diskusi dan koordinasi, Ruang Eksperimen untuk kegiatan praktikum dan penelitian, serta Ruang Bahan untuk penyimpanan bahan dan sampel penelitian. Keberadaan laboratorium ini mendukung penciptaan ekosistem riset yang kondusif dan kolaboratif, baik dalam lingkup akademik maupun kerja sama eksternal.Kunjungi website PUI Karbon dan Kemenyan: https://puikarbondankemenyan.usu.ac.id
Laboratorium PUI IPTEK Selulosa
Laboratorium PUI IPTEK Selulosa merupakan salah satu fasilitas riset unggulan yang dimiliki oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU). Laboratorium ini berfokus pada kajian selulosa dan material fungsional, termasuk eksplorasi, pemrosesan, modifikasi, serta potensi aplikasinya dalam berbagai bidang berbasis biomassa.Fasilitas laboratorium ini mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi, serta menyediakan ruang pembelajaran dan diskusi ilmiah bagi dosen dan mahasiswa. Keberadaannya menjadi wadah kolaboratif yang mendorong penguatan riset interdisipliner dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis sumber daya alam secara berkelanjutan.