home icon
search icon
menu icon

Kimia

Program Studi Sarjana (S-1)

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.

ornament

Peminatan

Berikut adalah daftar peminatan yang terdapat pada Program Sarjana Kimia

Kimia Anorganik

Kimia Anorganik

Kimia Anorganik dalam program sarjana Kimia merupakan bidang studi yang mengeksplorasi sifat, struktur, dan reaktivitas senyawa yang tidak mengandung ikatan karbon-hidrogen. Fokus utama adalah memahami berbagai jenis elemen dan senyawa kimia, serta interaksi dan aplikasi mereka dalam berbagai bidang. Mahasiswa dalam kelompok keilmuan ini belajar mengenai prinsip-prinsip dasar kimia anorganik, termasuk sifat fisik, struktur atom, ikatan kimia, dan reaksi kimia yang melibatkan logam, non-logam, dan senyawa kompleks. Mereka juga mendalami pengetahuan tentang teori koordinasi, kimia organologam, katalisis, material fungsional, serta aplikasi industri dan lingkungan. Tujuan utama dari kelompok keilmuan "Kimia Anorganik" adalah melatih mahasiswa untuk memahami dan menerapkan konsep-konsep fundamental dalam kimia anorganik, serta menganalisis reaksi kimia dan menerapkannya dalam pengembangan material baru dengan sifat khusus. Mahasiswa dilatih untuk bekerja dengan laboratorium kimia, menganalisis hasil eksperimen, dan menginterpretasikan data. Selain itu, mahasiswa juga diajarkan untuk berpartisipasi dalam penelitian ilmiah dan mengembangkan kemampuan analisis yang kritis dan kreatif. Hal ini membantu mereka mengidentifikasi solusi terhadap tantangan global seperti energi terbarukan, lingkungan, dan teknologi material.
Kimia Organik

Kimia Organik

Kimia Organik dalam program sarjana Kimia membahas struktur, sifat, reaksi, dan aplikasi senyawa yang mengandung unsur karbon. Ini adalah salah satu bidang yang sangat penting dalam kimia, karena sebagian besar materi biologis dan bahan kimia yang kita kenal tergolong dalam kategori ini. Mahasiswa di dalam kelompok keilmuan ini belajar tentang prinsip-prinsip dasar kimia organik, termasuk struktur molekul, ikatan kimia, reaksi organik, dan metode analisis. Mereka juga mendalami pengetahuan tentang senyawa-senyawa organik kompleks, termasuk polimer, obat-obatan, bahan kimia agrikultur, dan bahan kimia industri. Tujuan utama dari kelompok keilmuan "Kimia Organik" adalah melatih mahasiswa untuk memahami dasar-dasar kimia organik dan menerapkannya dalam eksperimen serta penelitian ilmiah. Mahasiswa akan belajar teknik sintesis senyawa organik, karakterisasi struktur molekul, dan evaluasi reaktivitas senyawa organik. Kemampuan untuk menganalisis, mendesain, dan mensintesis senyawa organik yang bermanfaat adalah fokus utama dari program ini. Selain itu, mahasiswa juga diajarkan untuk memahami aplikasi kimia organik dalam kehidupan sehari-hari, seperti obat-obatan, bahan makanan, dan material industri. Mereka juga dapat mengembangkan penelitian baru dalam pengembangan bahan dan teknologi inovatif.
Kimia Fisika

Kimia Fisika

Kimia Fisika dalam program sarjana Kimia adalah cabang ilmu kimia yang fokus pada pemahaman fenomena kimia melalui prinsip-prinsip fisika. Ini mencakup pemahaman tentang struktur atom, ikatan kimia, termokimia, dinamika reaksi kimia, dan sifat-sifat fisik senyawa kimia. Mahasiswa dalam kelompok keilmuan ini belajar tentang prinsip-prinsip teoretis dan eksperimental yang mendasari reaksi kimia. Mereka mempelajari konsep-konsep penting seperti termokimia, termodinamika, mekanika kuantum, dan spektroskopi. Hal ini membekali mereka dengan kemampuan untuk menganalisis dan memahami proses kimia secara lebih mendalam. Tujuan utama dari kelompok keilmuan "Kimia Fisika" adalah melatih mahasiswa untuk menghubungkan antara aspek kimia dan fisika dari sistem kimia. Mereka diajarkan untuk menerapkan konsep-konsep fisika untuk memahami perilaku senyawa dan reaksi kimia. Kemampuan untuk merancang dan melakukan eksperimen yang memadai serta menganalisis data eksperimental adalah fokus utama dari program ini. Selain itu, mahasiswa juga mempelajari aplikasi kimia fisika dalam teknologi dan industri, seperti nanoteknologi, material fungsional, dan perangkat elektronik. Mereka dapat terlibat dalam penelitian untuk mengembangkan teknologi baru atau meningkatkan efisiensi proses-proses kimia.
Biokimia

Biokimia

Biokimia dalam program sarjana Kimia adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari proses kimia dan reaksi kimia yang terjadi dalam organisme hidup. Fokus utamanya adalah memahami struktur, fungsi, dan interaksi molekuler dalam sistem biologis, termasuk protein, enzim, asam nukleat, karbohidrat, dan lipid. Mahasiswa dalam kelompok keilmuan ini mempelajari prinsip-prinsip dasar biokimia, termasuk metabolisme, regulasi biokimia, genetika molekuler, dan mekanisme katalitik enzim. Mereka juga mendalami teknik-teknik laboratorium yang digunakan dalam analisis biokimia, seperti spektroskopi, kromatografi, dan metode bioinformatika. Tujuan dari kelompok keilmuan "Biokimia" adalah untuk memahami proses biokimia di tingkat molekuler. Mahasiswa dilatih untuk menganalisis dan memahami berbagai jalur metabolik dan struktur molekuler yang terlibat dalam kehidupan organisme. Mereka juga belajar tentang cara aplikasi pengetahuan biokimia ini dalam berbagai bidang, seperti obat-obatan, bioteknologi, dan ilmu kesehatan.
Kimia Organik Bahan Alam

Kimia Organik Bahan Alam

Kimia Organik Bahan Alam dalam program sarjana Kimia adalah area spesialisasi yang memfokuskan pada studi tentang senyawa kimia yang terdapat dalam berbagai bahan alam, seperti tumbuhan, hewan, mikroorganisme, dan lingkungan. Fokus utamanya adalah memahami struktur, sifat, dan potensi aplikasi senyawa organik yang berasal dari sumber alam ini. Mahasiswa dalam kelompok keilmuan ini mempelajari berbagai teknik analisis untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi senyawa organik dalam bahan alam. Mereka memahami prinsip kimia organik dan bioorganik yang mendasari reaksi dan interaksi molekuler dalam senyawa-senyawa ini. Selain itu, mereka juga memahami proses ekstraksi, isolasi, dan pemurnian senyawa-senyawa alami. Tujuan dari kelompok keilmuan "Kimia Organik Bahan Alam" adalah untuk memanfaatkan kekayaan alam dalam menciptakan senyawa kimia yang memiliki potensi untuk digunakan di berbagai bidang, termasuk farmasi, agrokimia, kosmetik, dan makanan. Mahasiswa dilatih untuk mendesain dan mensintesis senyawa organik baru yang dapat memiliki manfaat bagi kesehatan manusia, lingkungan, dan industri.
Kimia Analitik

Kimia Analitik

Kimia Analitik dalam program sarjana Kimia merupakan bidang khusus yang memusatkan perhatian pada pengembangan dan penerapan metode analisis untuk mengidentifikasi dan mengukur komposisi kimia suatu zat atau sampel. Fokus utamanya adalah pada teknik-teknik analisis yang dapat memberikan informasi akurat tentang komponen-komponen kimia dalam suatu materi. Mahasiswa dalam kelompok keilmuan ini mempelajari berbagai teknik analisis seperti spektroskopi, kromatografi, elektrokimia, dan metode mikroskopis. Mereka memahami prinsip-prinsip dan konsep-konsep dasar yang terlibat dalam analisis kimia, termasuk pengolahan data dan evaluasi hasil. Selain itu, mereka juga diajarkan tentang etika dan tata cara kerja di laboratorium. Tujuan utama dari kelompok keilmuan "Kimia Analitik" adalah untuk menghasilkan ilmuwan kimia yang mampu merancang, mengembangkan, dan menerapkan metode analisis untuk memecahkan tantangan analisis kimia yang kompleks. Mereka dilatih untuk bekerja dengan berbagai jenis sampel, mulai dari bahan makanan hingga obat-obatan, dengan tujuan memberikan informasi yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan di berbagai industri.
Kimia Polimer

Kimia Polimer

Kimia Polimer dalam program sarjana Kimia adalah bagian penting dari ilmu kimia yang memfokuskan pada studi polimer, zat yang terbentuk oleh rantai molekul panjang yang disebut monomer. Polimer memiliki sifat unik yang memungkinkan aplikasi luas dalam berbagai bidang industri, termasuk manufaktur, kesehatan, bahan bangunan, dan teknologi informasi. Mahasiswa dalam kelompok keilmuan ini memahami prinsip-prinsip dasar dan lanjutan yang terlibat dalam sintesis, struktur, karakterisasi, dan penggunaan polimer. Mereka mempelajari teknik analisis dan karakterisasi polimer, seperti spektroskopi, mikroskopi, kromatografi, dan rheologi. Selain itu, mereka mendalami aplikasi polimer dalam kehidupan sehari-hari dan industri modern. Tujuan utama dari kelompok keilmuan "Kimia Polimer" adalah melatih mahasiswa menjadi ahli kimia yang mampu merancang, mensintesis, dan mengkarakterisasi polimer dengan sifat-sifat yang diinginkan. Mereka juga belajar untuk memahami dan mengatasi tantangan dalam industri polimer, seperti keberlanjutan, keamanan, dan efisiensi produksi.
ornament

Kurikulum

Berikut ini adalah daftar lengkap mata kuliah yang akan diambil pada setiap semester.

Kode Mata Kuliah :
Semua expand_more
Cari Mata Kuliah
ornament

Jadwal Kuliah

Alternative text - include a link to the PDF!

ornament

Biaya Studi

Berikut adalah biaya studi Program Studi S1 Kimia
Program Sarjana Jalur SNBP & SNBT
UKT Kelompok I Rp500.000
UKT Kelompok II Rp1.000.000
UKT Kelompok III Rp2.400.000
UKT Kelompok IV Rp3.700.000
UKT Kelompok V Rp4.900.000
UKT Kelompok VI Rp7.000.000
UKT Kelompok VII Rp9.100.000
UKT Kelompok VIII Rp11.200.000
Program Sarjana Uang Kuliah Tunggal (UKT)
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 1 Rp500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 2 Rp1.000.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 3 Rp2.000.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 4 Rp2.500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 5 Rp3.500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 6 Rp4.500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 7 Rp5.500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 8 Rp6.500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 9 Rp9.500.000
UKT dibayarkan setiap semester selama masa studi
Program Sarjana Iuran Pengembangan Institusi (IPI) (Khusus Jalur Mandiri)
Rp15.000.000 Sekali Bayar
ornament

Capaian Pembelajaran

Prodi Sarjana Kimia berkomitmen menyelenggarakan pendidikan tinggi bermutu untuk menghasilkan lulusan yang handal dan kompeten dalam bidang ilmu kimia yang dapat bersaing bersaing dalam tataran global

Capaian Pembelajaran
1 Mampu menunjukan sikap ketakwaan dan kemanusiaan serta berkontribusi pada kemajuan peradaban, sikap kebanggan dan kecintaan pada tanah air, sikap toleransi terhadap keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan pendapat, sikap kepekaan sosial, sikap ketaatan dalam hukum dan disiplin, sikap dan etika akademik, sikap bertanggungjawab atas pekerjaan, dan memiliki semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan dalam implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
2 Mampu melakukan kajian secara mandiri dan kerjasama tim dengan menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu menyusun dan menyampaikan hasilnya dalam bentuk karya ilmiah.
3 Mampu mengambil keputusan yang didasari pada pemikiran kritis berdasarkan informasi atau data, beradaptasi terhadap perubahan kondisi dan situasi lingkungan, memecahkan masalah, dan mengevaluasi tindakan.
4 Mampu merancang penelitian termasuk analisis data dan penyajian data hasil penelitian secara lisan dan tulisan dengan penerapan sikap etika ilmiah.
5 Mampu mengelola sumber daya manusia, bahan kimia, instrumen kimia, keselamatan dan keamanan kerja di laboratorium dengan penerapan konsep manajemen laboratorium berbasis kearifan lokal.
6 Mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dasar kimia (kimia organik, anorganik, analitik, fisik, dan biokimia) yang diterapkan dalam kimia analisis, obat, pangan, lingkungan, forensik, bioteknologi, instrumentasi, organik sintesis, organik bahan alam, material/polimer, katalis, sintesis anorganik dan dalam bidang pertanian, pertambangan, dan energi melalui penguasaan ilmu dasar dan teknologi sehingga menghasilkan Quality Assurance yang bermutu serta memiliki daya cipta yang beretika.
7 Mampu mengaplikasikan media informasi untuk mendapatkan konsep baru dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi industri kimia dan masyarakat yang berhubungan dengan konsep kimia.
8 Mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dasar piranti lunak untuk menganalisis data hasil penelitian dari instrumen tertentu.