home icon
search icon
menu icon

Biologi

Program Studi Sarjana (S-1)

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.

ornament

Peminatan

Berikut adalah daftar peminatan yang terdapat pada Program Sarjana Biologi

Morfologi dan Struktur

Morfologi dan Struktur

Morfologi dan Struktur adalah cabang ilmu yang mempelajari bentuk dan struktur organisme dari tingkat yang paling mendasar, seperti sel, hingga organisme secara keseluruhan. Kelompok ini mengkaji aspek-aspek seperti morfologi, anatomi, histologi, dan ultrastruktur organisme. Studi mengenai morfologi berfokus pada bentuk dan struktur organisme, baik internal maupun eksternal, serta bagaimana bentuk-bentuk tersebut mempengaruhi fungsi organisme. Anatomi memperdalam pemahaman tentang struktur organisme, termasuk susunan jaringan, organ, dan sistem organ. Histologi melibatkan analisis jaringan dan sel di bawah mikroskop untuk memahami fungsi dan komponen seluler. Ultrastruktur mencakup pengamatan struktur organisme pada tingkat mikroskopis yang lebih tinggi, seperti penggunaan mikroskop elektron untuk melihat detail seluler yang sangat halus. Tujuan utama kelompok ini adalah untuk memahami bagaimana organisme beradaptasi dengan lingkungan mereka dan bagaimana mereka berevolusi dari waktu ke waktu. Dengan mempelajari struktur organisme, para peneliti dapat mengidentifikasi keterkaitan antara struktur dan fungsi yang mendalam, memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang cara organisme berinteraksi dengan lingkungannya.
Ekologi

Ekologi

Ekologi adalah cabang ilmu yang mempelajari hubungan kompleks antara organisme hidup dan lingkungan alaminya. Kelompok ini mendalami interaksi di antara spesies, populasi, komunitas, dan ekosistem, mengamati bagaimana organisme hidup saling berinteraksi dalam suatu habitat. Studi ekologi melibatkan analisis yang menyeluruh terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika populasi, distribusi geografis, dan kelimpahan spesies. Perhatian khusus diberikan pada keterkaitan yang rumit antara komponen biotik, yang mencakup semua makhluk hidup, dan komponen abiotik, yang mencakup unsur-unsur fisik seperti iklim, tanah, dan geografi. Tujuan utama dari kelompok ini adalah untuk memahami prinsip-prinsip dasar ekologi yang mempengaruhi struktur dan fungsi ekosistem. Melalui pemahaman ini, ilmuwan ekologi dapat memberikan informasi berharga untuk pengelolaan sumber daya alam dan konservasi lingkungan. Ekologi memainkan peran krusial dalam pemahaman cara manusia mempengaruhi lingkungan dan bagaimana manusia dapat berinteraksi secara berkelanjutan dengan alam. Analisis ekologis memberikan dasar bagi tindakan-tindakan kebijakan yang berkelanjutan, seperti pelestarian habitat, pengelolaan sumber daya alam, dan mitigasi perubahan iklim.
Fisiologi

Fisiologi

Fisiologi adalah cabang ilmu yang memfokuskan pada fungsi organisme dan mekanisme yang mengendalikan serta menjaga keseimbangan dalam tubuh. Kelompok ini mempelajari berbagai sistem biologis, termasuk sistem saraf, sistem endokrin, sistem kardiovaskular, sistem pernapasan, sistem pencernaan, dan sistem ekskresi. Studi mendalam tentang sistem-sistem ini membuka pintu untuk memahami cara kerja organisme dan bagaimana mereka beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Tujuan utama dari kelompok ini adalah untuk mendalami dan menganalisis bagaimana berbagai organ dan sistem dalam tubuh berfungsi, serta memahami peran mereka dalam mempertahankan keseimbangan internal yang disebut homeostasis. Homeostasis adalah kemampuan tubuh untuk memelihara kondisi internal yang stabil meskipun terdapat perubahan lingkungan eksternal. Penting untuk memahami bagaimana penyakit dan gangguan dapat memengaruhi fungsi organisme. Oleh karena itu, studi di bidang fisiologi juga mencakup penyelidikan mengenai patofisiologi, yakni bagaimana penyakit mempengaruhi fungsi tubuh dan mekanisme yang mendasarinya. Informasi ini sangat penting dalam pengembangan metode diagnostik dan pengobatan yang lebih efektif.
Genetika

Genetika

Genetika adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari struktur, fungsi, dan pewarisan materi genetik pada organisme. Kelompok ini memfokuskan pada pemahaman dasar-dasar genetika, regulasi ekspresi gen, mutasi, rekombinasi genetik, dan evolusi genetik. Tujuan utama dari kelompok ini adalah untuk memahami bagaimana informasi genetik disimpan, direplikasi, dan diwariskan dari generasi ke generasi, serta bagaimana perubahan pada materi genetik dapat memengaruhi fenotipe organisme. Selain memahami aspek fundamental, genetika juga berkaitan erat dengan aplikasi praktis dalam berbagai bidang. Studi genetika telah membuka jalan untuk mengembangkan teknologi terkait genetika yang memiliki implikasi besar. Salah satunya adalah bidang terapi gen, yang berfokus pada penggunaan gen untuk mengobati penyakit genetik dan penyakit lainnya. Di samping itu, teknologi rekayasa genetik memungkinkan manipulasi materi genetik untuk menciptakan organisme yang memiliki karakteristik tertentu, baik dalam konteks pertanian, pengembangan obat-obatan, atau kelestarian lingkungan. Penting juga untuk mencatat bahwa pengetahuan genetika telah mendukung kemajuan di berbagai bidang kesehatan, seperti onkologi (kanker), genetika medis, dan penelitian penyakit genetik. Selain itu, genetika memiliki peran signifikan dalam pemuliaan tanaman dan hewan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan manusia.
Mikrobiologi

Mikrobiologi

Mikrobiologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari mikroorganisme, yang meliputi bakteri, virus, jamur, dan protozoa. Kelompok ini memfokuskan studi pada struktur, fungsi, ekologi, patogenesis, dan aplikasi mikroorganisme dalam berbagai bidang kehidupan. Tujuan utama dari kelompok ini adalah untuk memahami sifat dan peran mikroorganisme dalam sistem kehidupan, serta bagaimana mikroorganisme dapat dimanfaatkan dalam pertanian, pengolahan makanan, kesehatan, dan perlindungan lingkungan. Mikroorganisme adalah organisme kecil namun memiliki peran penting dalam kehidupan. Mereka dapat berperan sebagai agen penyakit (patogen) pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Studi tentang patogenesis mikroorganisme membantu memahami cara melawan penyakit dan mengembangkan obat dan vaksin untuk melawan infeksi. Di sisi lain, mikroorganisme juga dapat digunakan secara bermanfaat dalam berbagai aplikasi. Misalnya, bakteri dapat digunakan dalam produksi makanan dan minuman tertentu, serta dalam proses fermentasi untuk menghasilkan produk seperti keju dan yogurt. Mikrobiologi juga berkontribusi pada perkembangan teknologi terkait mikrobiologi, seperti bioteknologi, yang mencakup manipulasi genetik mikroorganisme untuk tujuan industri, pertanian, dan kesehatan. Selain itu, bidang pengobatan mikrobiologi mempelajari penggunaan mikroorganisme dan komponen mikroorganisme untuk pengembangan obat dan terapi medis.
ornament

Kurikulum

Berikut ini adalah daftar lengkap mata kuliah yang akan diambil pada setiap semester.

Kode Mata Kuliah :
Semua expand_more
Cari Mata Kuliah
ornament

Jadwal Kuliah

Alternative text - include a link to the PDF!

ornament

Biaya Studi

Berikut adalah biaya studi Program Studi S1 Biologi
Program Sarjana Jalur SNBP & SNBT
UKT Kelompok I Rp500.000
UKT Kelompok II Rp1.000.000
UKT Kelompok III Rp2.400.000
UKT Kelompok IV Rp3.600.000
UKT Kelompok V Rp4.700.000
UKT Kelompok VI Rp6.700.000
UKT Kelompok VII Rp8.800.000
UKT Kelompok VIII Rp10.800.000
Program Sarjana Uang Kuliah Tunggal (UKT)
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 1 Rp500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 2 Rp1.000.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 3 Rp2.000.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 4 Rp2.500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 5 Rp3.500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 6 Rp4.500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 7 Rp5.500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 8 Rp6.500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 9 Rp9.500.000
UKT dibayarkan setiap semester selama masa studi
Program Sarjana Iuran Pengembangan Institusi (IPI) (Khusus Jalur Mandiri)
Rp15.000.000 Sekali Bayar
ornament

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran Lulusan Program Sarjana Biologi menjelaskan tentang ekspetasi apa yang mahasiswa ketahui dan diadopsi dari Lampiran Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi yaitu komponen Sikap, Keterampilan Umum, Keterampilan Khusus, dan Penguasaan Pengetahuan.

Capaian Pembelajaran
1 Menginternalisasi tata nilai BINTANG (Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam bingkai kebhinekaan, Inovatif yang berintegritas, Tangguh dan arif), nilai norma, dan etika akademik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasarkan pancasila
2 Mampu memberikan solusi terhadap permasalahan bidang biologi industri, lingkungan, dan pelestarian sumber daya alam secara mandiri dan bekerjasama dengan pihak terkait memperhatikan faktor agama, sosial, budaya dan ekonomi secara komprehensi
3 Mampu menghasilkan simpulan berdasarkan identifikasi, analisis prinsip pengorganisasian sistematika, prediksi, analisis data, informasi, bahan hayati, modulasi struktur dan fungsi sel (organizing principle, predicting, analyzing and modulating), serta teknologi yang relevan di bidang pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hayati.
4 Mampu memecahkan masalah di bidang pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hayati secara spesifik dengan menerapkan prinsip dan metode analisis kenaekaragaman hayati, mikrobiologi lingkungan, bioremediasi, bio-sistematika, struktur organisme, genetika populasi, metode preservasi, dengan memperhatikan budaya, ekonomi dan sosial secara berkelanjutan sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat.
5 Mampu menjalankan riset bidang biologi dengan menerapkan metode ilmiah, teknik pengorganisasian data (teknik dan prosedur biostatistika, bioinformatika, genetika populasi, pemodelan, teori bio-sistematika, metode analisis molekuler, bioinformatika dan zoologi eksperimen), prosedur instrumentasi laboratorium penelitian dan lapang dengan benar dan ethical clearance.
6 Mampu melakukan analisis dan sintetis fenotipik, genotipik, bio-sistematika, dan struktur sumber daya hayati dengan memanfaatkan piranti lunak yang relevan dan handal.
7 Mampu merancang kawasan pelestarian biota dalam skala in situ dan ex situ dengan menerapkan konsep ekologi dan lingkungan, biodiversitas serta pemanfaatannya serta memperhatikan faktor kultural, sosial, ekonomi, demografi secara komprehensif sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku
8 Mampu memberikan solusi kepada masyarakat terhadap kerusakan lingkungan dan degradasi lahan dengan menerapkan konsep dan teori konservasi (dinamika populasi, kompetisi, suksesi, konservasi pada tingkat genetik, komunitas, ekosistem pemanfaatan organisma dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan, bioremediasi, bioindikator) secara berkelanjutan.
9 Mampu berwirausaha dengan menerapkan prinsip manajemen dan bioteknologi untuk menghasilkan produk dan jasa yang bermanfaat secara ekonomi bagi dirinya sendiri dan masyarakat luas.