FMIPA USU - Medan
MIPAnet berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan bersama seluruh lembaga pendidikan tinggi bidang MIPA yang menjadi anggotanya. Oleh karena itu, MIPAnet terus berupaya membangun institusi yang berkualitas, bermartabat, dan mampu berkontribusi secara optimal kepada masyarakat sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman. Salah satu langkah strategisnya adalah melalui Workshop Best Practice MIPAnet bertemakan “Bridging to Innovation and Internationalization,” yang dilaksanakan pada 9–12 Maret 2023 di Hotel Kimaya, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Workshop ini dihadiri oleh 81 fakultas MIPA serta fakultas sains dan teknologi dari PTUN dan PTKIN se-Indonesia. FMIPA Universitas Sumatera Utara (USU) turut hadir dalam kegiatan ini diwakili oleh Dekan FMIPA, Dr. Nursahara Pasaribu, M.Sc.
![]() | ![]() |
Pada pertemuan tersebut, FMIPA dan FST se-Indonesia sepakat untuk memprioritaskan inovasi hilirisasi penelitian MIPA, kolaborasi riset internasional, program adjunct professor, serta kunjungan industri. Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Dekan FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM), menyampaikan bahwa pendidikan tinggi memegang peranan penting dalam pembangunan negara. Menurutnya, perguruan tinggi harus terus meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya dengan membangun budaya riset dan internasionalisasi. Budaya riset yang kuat akan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian yang dilakukan.
Pada akhir workshop, peserta secara aklamasi memilih Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) MIPAnet untuk periode 2023–2025.
![]() | ![]() |
Di hari kedua, seluruh dekan peserta workshop mengunjungi PT Yogya Presisi Teknikatama Industri (PT YPTI). Perusahaan ini, yang berdiri sejak 1999, bergerak di bidang percetakan produk plastik, suku cadang otomotif, elektronik, sistem edukasi, dan produk kemasan.
Dr. Nursahara Pasaribu, M.Sc., menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan di setiap fakultas. “Dengan mengenal langsung teknologi terbaru dalam industri, wawasan dan pengetahuan dosen serta mahasiswa akan bertambah, dan hal ini dapat memperbarui kurikulum di fakultas masing-masing,” ujar beliau.
TIM HUMAS FMIPA



