HUMAS FMIPA – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya riset dan inovasi melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Pelatihan Penulisan Deskripsi Paten dan Workshop Penyelesaian Substantif Paten yang diselenggarakan oleh Direktorat Penulisan, Publikasi, dan Penerbitan Ilmiah (DP3I) USU bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada 23–24 Juni 2026 di Aula DP3I USU.

Partisipasi FMIPA USU dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata tingginya produktivitas penelitian dan inovasi yang dihasilkan oleh para dosen serta penelitinya. Pada kesempatan tersebut, sejumlah inventor dari FMIPA USU menerima sertifikat paten atas berbagai hasil penelitian yang memiliki potensi besar untuk dihilirisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun dunia industri.

Beberapa inovasi dari FMIPA USU yang memperoleh pengakuan paten antara lain penelitian mengenai proses pembuatan tepung tulang ikan tamban berkalsium sebagai sumber makro mineral, proses pembuatan bakso berkalsium kerang mentarang, serta granul campuran tepung tulang ikan tamban dan tanah liat sebagai media filtrasi air untuk menurunkan konsentrasi logam berat yang dikembangkan oleh Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si., M.Si. Selain itu, terdapat pula inovasi bionanokomposit policraptolaktone dan limbah abu boiler kelapa sawit untuk degradasi methylen blue karya Prof. Dr. Dra. Erna Frida, M.Si., serta formulasi nano herbal Miconia crenata (Vahl.) Michelang yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Syafruddin Ilyas, M.Biomed.

Tidak hanya itu, inovasi lain dari FMIPA USU yang memperoleh sertifikat paten meliputi minuman fermentasi berbasis daun sirsak sebagai agen hipoglikemik dan perbaikan profil lipid karya Andy Candra, S.Si., M.Si., Ph.D., metode pembuatan hidrogel dari kulit ari kopi oleh Dr. Diana Alemin Barus, M.Sc., serta formulasi lulur dari kombinasi serbuk kulit batang kayu manis dan tepung wortel yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Elimasni, M.Si. Inovasi-inovasi tersebut mencerminkan keberagaman bidang keilmuan di FMIPA yang mampu menghasilkan solusi berbasis sains untuk mendukung kesehatan, lingkungan, pangan, dan pengembangan teknologi berkelanjutan.

Melalui kegiatan pelatihan dan workshop ini, para dosen dan peneliti mendapatkan pendampingan langsung dari para pemeriksa paten DJKI terkait penyusunan deskripsi paten yang sesuai standar serta penyelesaian substantif paten. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dokumen paten yang diajukan dan mempercepat proses perlindungan hak kekayaan intelektual atas hasil-hasil penelitian yang dihasilkan sivitas akademika USU.

Dekan FMIPA USU menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya strategis fakultas dalam meningkatkan jumlah paten dan memperkuat hilirisasi hasil riset. Keberhasilan para dosen FMIPA dalam memperoleh sertifikat paten menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki nilai tambah ekonomi dan sosial yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Ke depan, FMIPA USU berkomitmen untuk terus mendorong budaya inovasi, memperkuat kolaborasi riset, serta meningkatkan jumlah kekayaan intelektual yang dihasilkan. Dengan dukungan universitas dan pemerintah, FMIPA optimistis dapat menjadi salah satu motor penggerak pengembangan sains dan teknologi yang berdaya saing nasional maupun internasional, sejalan dengan visi Universitas Sumatera Utara sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam riset dan inovasi.

HUMAS FMIPA