> Berita > Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pembelajaran, Program Studi Sarjana Biologi FMIPA USU Gelar Workshop Project Based Learning & Case Method
Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pembelajaran, Program Studi Sarjana Biologi FMIPA USU Gelar Workshop Project Based Learning & Case Method
Dipublikasi Pada
24 Juni 2025
Dipublikasi Oleh
Achmad Darmawan, S.I.Kom
Thumbnail Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pembelajaran, Program Studi Sarjana Biologi FMIPA USU Gelar Workshop Project Based Learning & Case Method
Program Studi Biologi FMIPA USU menggelar workshop metode Project-Based Learning dan Case Method untuk tingkatkan kualitas pembelajaran. Kegiatan ini dihadiri narasumber dari Universitas Pendidikan Indonesia dan fokus mendukung pencapaian IKU 7.
HUMAS FMIPA USU - Program Studi Sarjana Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan workshop dengan tema “Metode Pembelajaran Project-Based Learning dan Case Method Bidang Biologi”. Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Dekan I FMIPA USU, pimpinan Program Studi Sarjana Biologi, beserta para dosen ini sukses dilaksanakan pada Senin, 23 Juni 2025, di Ruang Serba Guna Lantai 1 FMIPA USU. Dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. Rini Solihat, M.Si. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai dengan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, khususnya Standar Kompetensi Lulusan.
Dekan I FMIPA USU, Dr. Cut Fatimah Zuhra, S.Si., M.Si., dalam berbagai tekanan pentingnya metode pembelajaran ini dalam mencapai Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri (IKU-PTN), khususnya IKU 7: Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif. IKU 7 mensyaratkan bahwa minimal 50% dari kelas harus menggunakan metode berbasis kasus (case-based) dan berbasis proyek (project- based) untuk memenuhi standar. “Pembelajaran Berbasis Proyek dan Metode Kasus memang merupakan salah satu yang menunjang IKU 7, tetapi tentunya yang kita kejar bukan hanya itu, melainkan bagaimana interaksi antara dosen dan siswa di kelas,” ujar beliau.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Inovasi Kurikulum dan Pembelajaran sekaligus Dosen Program Studi Sarjana Biologi, Prof. Dr. Dwi Suryanto, M.Sc., hadir dan memberikan kata sambutan. Dalam sambutannya, beliau berharap melalui kegiatan pelatihan ini peserta mampu merancang metode pembelajaran menggunakan kedua metode tersebut. Case Method merupakan model pembelajaran partisipatif berbasis diskusi untuk memecahkan kasus atau masalah. Penerapan model ini akan membantu mahasiswa mengasah dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis untuk memecahkan masalah, kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan kreativitas. Sedangkan, project-based learning merupakan salah satu model pembelajaran yang dewasa ini menjadi sesuatu yang sangat diharapkan dapat diterapkan dalam setiap pembelajaran di Perguruan Tinggi. Metodel pembelajaran project-based learning ditujukan untuk meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa dalam memecahkan persoalan yang seringkali dihadapi dalam kehidupan nyata.
Pelatihan ini mendatangkan Dr. Rini Solihat, M.Si dari Universitas Pendidikan Indonesia sebagai pemateri. Adapun materi yang dibahas mulai dari pengembangan RPS dengan Case Method, tahapan-tahapan Project Based Learning, dan juga cara penerapannya untuk mahasiswa. Pembelajaran Case Method dan Project Based Learning ini diharapkan bisa menjadikan mahasiswa agar lebih kreatif, inovatif dan mengembangkan kemampuan critical thinking.