1826 Locust Street, Bainbridge, GA 31717 +1 (212) 269-1000 support@example.com

Martin Dwyer

Application Developer

Rachel Wright

Art Director & Photographer

Andrew Butler

Photographer & Illustrator

previous arrow
next arrow
Shadow
Slider

TRANSFORMASI D3 MENJADI SEKOLAH VOKASI/SARJANA TERAPAN (D4)

WhatsApp Image 2022 04 13 at 110407 AM

FMIPA USU - Medan

Peningkatan Program Diploma Tiga (D3) menjadi Sekolah Vokasi atau Program Sarjana Terapan (D4) menjadi salah satu terobosan baru yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi. Sejalan dengan itu, FMIPA USU yang memiliki program D3 juga akan bertransformasi menjadi Sekolah Vokasi. Wacana ini dibahas pada rapat yang dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, Kaprodi/Sekprodi Program D3, Staf Ahli Dekan, dan para Kasubag pada tanggal 13 April 2022 di ruang rapat lantai 3 unit 1 FMIPA USU.
Program D3 yang dipayungi FMIPA yaitu Program Studi Teknik Informatika, Metrologi dan Instrumentasi, Fisika, Kimia dan Statistik. Program Studi inilah yang akan bertransformasi menjadi Sekolah Vokasi/Sarjana Terapan. Menurut Dekan FMIPA USU, Dr. Nursahara Pasaribu, M.Sc, walaupun peningkatan program D3 menjadi program D4 bukan merupakan sebuah kewajiban bagi FMIPA yang sudah memiliki program D3, namun kami berupaya untuk berperan meningkatkan program D3 di FMIPA menjadi program D4, karena Career path D4 sudah jelas. Beliau juga menambahkan bahwa prodi yang membuka D4 artinya sudah memenuhi syarat link and match dengan DUDI yang menjamin lulusan dapat berdaya saing secara maksimal dan daya serap IDUKA (Industri dan Dunia Kerja) tinggi.
Untuk mewujudkan transformasi program D3 menjadi program D4, sejauh ini melalui dua tahap, yakni tahapan yang diproses di Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dan tahapan yang ke depannya akan diproses oleh BAN-PT. Sementara prosedur yang akan dilakukan di tingkat pengusulan peningkatan diploma tiga menjadi sarjana terapan yaitu perubahan kelembagaan program studi dari yang entitasnya D3 menjadi entitas baru, yaitu sarjana terapan (D4). Selain itu, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu mulai dari Persyaratan administrasi, Dokumen pendukung kriteria kurikulum, Dokumen pendukung kriteria dosen dan Kriteria pendukung UPPS. Dalam hal ini, Dekan juga menjelaskan persyaratan administrasi yang utama dalam transformasi ini yaitu, program D3 terakreditasi dengan peringkat B atau Baik Sekali dan ada kebutuhan DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri). Kemudian akreditasi D4 akan disesuaikan oleh BAN-PT, maka akreditasinya dapat sama dengan prodi D3 sebelumnya dalam waktu tertentu.
Dokumen pendukung kriteria kurikulum mencakup Peta jalan pengembangan keunggulan, Mekanisme penyusunan kurikulum, Keunggulan profil lulusan capaian pembelajaran, Struktur kurikulum dan Rancangan fasilitas implementasi MBKM. Menurut Wakil Dekan I, Dr Cut Fatimah Zuhrah, M.Si bahwa kurikulum yang disusun berdasarkan capaian pembelajaran sesuai SNDIKTI. Selain itu, beliau menambahkan persyaratan yang mendukung kriteria kurikulum harus memiliki kerjasama paling tidak 3 (tiga) perusahaan/calon pengguna lulusan IDUKA (Industri dan Dunia Kerja). Lampiran dokumen kerjasama dengan pihak yang didalamnya mencantumkan komitmen IDUKA untuk terlibat dalam : Penyusunan dan pengembangan kurikulum, Penyediaan tenaga ahli sebagai instruktur/tutor/dosen industri/praktisi, Penyediaan tempat praktikum, praktik, magang dan atau kegiatan lain yang sejenis, dan Rekrutmen lulusan program Sarjana Terapan yang memenuhi persyaratan dari IDUKA.

WhatsApp Image 2022 04 13 at 110404 AM

Menilik pada piramida kebutuhan dunia kerja saat ini, levelling/ stratifikasi jenjang mulai dari paling bawah Sarjana terapan (D4), Sarjana (S1), Magister(S2) dan yang paling tinggi program Doktor, maka semakin kebawah level semakin banyak dibutuhkan DUDI. Oleh sebab itu, pendidikan vokasi diarahkan meluluskan SDM yang terampil dan mudah terserap di dunia kerja. Salah satu ciri pendidikan vokasi yaitu menjalin kemitraan dengan industri. “Link and match’ sejalan dengan kebijakan Kampus Merdeka antara dunia usaha dan dunia industri (DUDI) tentu sangat dibutuhkan untuk menghasilkan lulusan yang relevan di dunia kerja. Program D4 nantinya memiliki jumlah SKS sebesar 144 SKS yang menitik beratkan pada skill dengan lebih mengutamakan praktek dibandingkan teori. Program D4 diharapkan akan mencetak kreator, inovator, praktisi, perekayasa teknologi terapan, bahkan wirausaha/job creator.
TIM HUMAS FMIPA

Super User