1826 Locust Street, Bainbridge, GA 31717 +1 (212) 269-1000 support@example.com

Martin Dwyer

Application Developer

Rachel Wright

Art Director & Photographer

Andrew Butler

Photographer & Illustrator

previous arrow
next arrow
Shadow
Slider

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) ADAPTASI TUGAS TRIDARMA

1

FMIPA USU - Medan

Focus group discussion merupakan suatu diskusi yang dilakukan secara sistematis dan terarah mengenai suatu isu atau masalah tertentu. Pada tanggal 16 Februari 2022, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Muryanto Amin, S Sos, M Si memberikan pemaparan pada acara FGD tentang “Adaptasi Tugas Tridarma” yang dipandu oleh Dekan FMIPA Dr. Nursahara Pasaribu M.Sc, di ruang Serba Guna Lt 1 FMIPA. Turut hadir pada acara FGD tersebut antara lain Wakil Rektor I USU Dr. Edy Ikhsan, SH, MA, Wakil Rektor IV Prof. Dr. Opim Salim Sitompul, M.Sc, Wakil Rektor V Ir. Luhut Sihombing, MP, Sekretaris Universitas Prof. Dr. dr. Muhammad Fidel Ganis Siregar, M.Ked(OG),Sp.OG, Wakil Dekan II Dr. Susilawati, M,Si, Wakil Dekan III Dr. Miswar Budi Mulya M.Si, Ketua dan Sekretaris Dewan Pertimbangan Fakultas, Ketua dan Sekretaris Diploma, Sarjana dan Pascasarjana, Kepala Laboratorium, dan Staf pengajar di lingkungan FMIPA USU.
Materi yang disampaikan oleh Dr. Muryanto Amin, S Sos, M Si, mulai dari mandatory, landasan dan akar masalah, Tahapan Persiapan Bersama (TPB), integrasi Capaian Pembelajaran, toolkit, sampai pada penilaian yang dilakukan oleh berbagai pihak. Pada awal pemaparan, beliau menjelaskan tentang tugas perguruan tinggi meliputi, 1. meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan tinggi, 2. Menguatkan mutu dosen dan tendik, 3. Meningkatkan akses pendidikan tinggi. Maka dari itu, USU harus mempersiapkan strategi menuju transformasi perguruan tinggi yang lebih baik. Pada saat ini, kondisi perguruan tinggi masih banyak lulusan yang kurang kompetitif, adaptif, fleksibel, produktif berkarakter Pancasila. Oleh sebab itu, rektor mengimbau untuk mewujudkan lulusan yang mampu bersaing dalam hal digital, robotic, otomatisasi, energi, lingkungan, kesehatan, pariwisata, rekayasa genetik, serta unggul, kompetitif, adaptif, fleksibel, produktif, berkarakter Pancasila pada bidang ilmunya masing-masing.

2

Pada era Generasi Z saat ini, mahasiswa lebih menyenangi cara belajar mandiri karena relevan dengan passion yang dinamis dan adaptif. Oleh sebab itu, untuk menuju standar kelulusan perguruan tinggi berdasarkan SN DIKTI, maka selain kurikulum dan mata kuliah bermakna dan meningkatkan kemampuan berfikir kritis, kemudian menjalankan program merdeka belajar-kampus merdeka, maka tak kalah pentingnya kita juga harus memperhatikan dan mencari solusi pada kesenjangan generasi dengan dosen, disrupsi teknologi, disrupsi pandemi dan perubahan hal-hal yang sangat cepat. Bila semua ini dapat diatasi, maka, akan membentuk karakter dan profil lulusan yang diharapkan.
Pada akhir FGD rektor juga menjelaskan tentang Masive Open Online Course (MOOC) perkuliahan daring yang menawarkan akses terbuka melalui internet secara gratis atau dengan biaya biaya kecil. “Saat ini USU sedang mengembangkan platform pembelajaran online melalui skema hibah (MOOC), Program ini untuk mendukung relevansi, fleksibilitas, dan globalisasi pembelajaran sepanjang hayat dan berkelanjutan dan dapat di akses siapa saja” tambahnya.
Setelah pemaparan materi oleh Rektor USU, Dekan FMIPA membuka sesi tanya jawab mengenai materi tersebut, yang disambut antusias oleh peserta yang hadir.
TIM HUMAS FMIPA

Super User