VAKSINASI COVID-19 USU “LINDUNGI CALON SAINTIS FMIPA”

IMG 4555

FMIPA USU - Medan

Vaksinasi adalah pemberian vaksin (antigen) yang dapat merangsang pembentukan imunitas (antibodi) sistem imun di dalam tubuh. Vaksinasi sebagai upaya pencegahan primer yang sangat handal menghadang penyakit ketika menyerang tubuh. Apabila suatu saat orang tersebut terpajan dengan penyakit, maka tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Jadi, vaksin Covid-19 bermanfaat untuk memberi perlindungan tubuh dengan cara menimbulkan atau menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh. Selanjutnya, vaksinasi Covid-19 ini juga bisa mencegah penyebaran virus corona ke orang lain. Kemudian diharapkan dapat memutus rantai penularan penyakit dan menghentikan wabah serta dalam jangka panjang mengeliminasi atau bahkan memusnahkan virus tersebut.

 

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam mendukung program Universitas Sumatera Utara dalam mempersiapkan segala sesuatunya untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka (PTM), baik mahasiswa, dosen, tendik maupun ruang kuliah walaupun masa pandemi belum berakhir. Hal ini sesuai dengan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, dan Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), sehingga perkuliahan tatap muka terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan/atau pembelajaran daring. Dalam penyelenggaraan pembelajaran, perguruan tinggi harus tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan warga kampus (mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan) serta masyarakat sekitarnya. Oleh sebab itu, salah satu persiapan PTM yang sedang dilaksanakan USU dan didukung oleh semua fakultas di lingkungan USU termasuk FMIPA yaitu melaksanakan vaksinasi Covid-19 kepada mahasiswa USU dengan  menargetkan sebanyak 2200 dosis vaksin perhari. Program vaksinasi ini dilaksanakan dari tanggal 27 September hingga 7 Oktober 2021 di Gedung Pancasila, USU Medan.

 

Rektor USU, Dr Muryanto Amin, S.Sos, MSi menyebutkan proses vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan merupakan persiapan universitas untuk melakukan perkuliahan tatap muka yang rencananya paling cepat dilaksanakan pada semester depan. Selain itu, Mury juga menambahkan pertemuan tatap muka dilakukan jika vaksinasi sudah mencapai 70 persen jumlah mahasiswa USU yang telah divaksin. Selain vaksinasi Covid-19, USU juga menyelenggarakan swab PCR untuk mahasiswa, dosen dan tendik yang merupakan bagian dari persiapan PTM nanti. Menurut ketua panitia sentra vaksinasi USU dr. Inke Nadia D. Lubis, M.Ked(Ped), SpA, PhD bahwa vaksinasi Covid-19 dan swab PCR ini juga dibuka untuk masyarakat umum karena tingginya antusias masyarakat.

IMG 4564 IMG 4565

Pada kesempatan ini Dekan FMIPA, Dr. Nursahara Pasaribu, M.Sc juga ikut melaksanakan swab PCR di Gedung Pancasila, Medan. “PCR ini merupakan hal penting untuk memastikan kondisi terkini tubuh dalam keadaan sehat bebas dari Covid-19, sehingga dapat mempersiapkan diri untuk perkuliahan tatap muka” tuturnya. Swab PCR dilakukan untuk mengetahui keadaan kesehatan tubuh seseorang. Bila hasilnya positif Covid-19, maka bisa segera mengambil langkah-langkah untuk melindungi orang-orang di sekitar. Namun, bila hasilnya negatif, mahasiswa, dosen dan tendik di lingkungan kampus FMIPA harus tetap waspada dan disiplin dengan protokol kesehatan. Di sinilah pentingnya melakukan swab PCR. Karena sampai saat ini, swab PCR merupakan pemeriksaan diagnostik yang dianggap paling akurat untuk memastikan apakah seseorang menderita Covid-19 atau tidak. Oleh sebab itu, untuk melindungi generasi cerdas USU, khususnya calon-calon saintis FMIPA, maka vaksinasi dan swab PCR merupakan salah satu langkah persiapan yang matang menuju perkuliahan tatap muka. SALAM SEHAT

TIM HUMAS FMIPA

 

 

ARTIKEL

Free Joomla! template by Age Themes